Jumat, 16 Februari 2018

Pengusaha Beberkan Tantangan Majukan Industri Agro

Pengusaha Beberkan Tantangan Majukan Industri Agro

Wakil Ketua Kadin Bidang Perindustrian, Johnny Darmawan membeberkan tantangan dalam pengembangan industri agro. Salah satunya adalah masalah ketersediaan bahan baku.

Tak hanya itu. Tingginya tingkat ekspor komoditi, menurut dia juga memberikan tantangan tersendiri bagi upaya peningkatan kinerja industri agro dalam negeri.

"Bukan hal yang mudah untuk membangun industri agro yang berkelanjutan. Perlu modal yang besar untuk mampu menyediakan sarana pengolahan bahan mentah dari produk pertanian, terutama komoditas unggulan," ungkapnya di Menara Kadin, Jakarta, Kamis (15/2).

Beberapa tantangan lain yang dihadapi industri berbasis agro adalah seperti kurang tersedianya bahan baku yang cukup dan berkelanjutan, lemahnya keterkaitan struktural industri hulu dan hilir, dan konsistensi, implementasi serta sinergitas kebijakan antar Iembaga baik di pusat maupun di daerah yang berkaitan dengan iklim investasi industri agro.

"Lemahnya sumber daya manusia, kurangnya fasilitas permodalan, kemampuan teknologi, pengembangan inovasi, teknologi proses, dan produk baru yang relatif belum maksimal," kata dia.

Tak berhenti di situ, tantangan lain adalah masih terbatasnya infrastruktur pendukung pengembangan industri agro (sistem logistik yang belum efisien dan efektif), kualitas produksi dan prosesing yang belum mampu bersaing, serta kurangnya perhatian terhadap penelitian dan pengembangan.

Johnny pun menambahkan, pembangunan industri pertanian juga harus dibarengi dengan pembangunan sektor lain seperti alat mesin pertanian, transportasi untuk bisa saling mendukung dan bekerja lebih optimal. 

0 komentar:

Posting Komentar